Imbas Harga Kedelai Mahal, Perajin Keripik Tempe Naikkan Harga Jual

2022-09-30 28

MALANG, KOMPAS TV-Mahalnya harga kedelai berimbas besar pada perajin keripik tempe di Kota Malang. Untuk menghindari kerugian akibat mahalnya kedelai, perajin keripik tempe terpaksa menaikkan harga jual produk mereka.

Di kampung yang menjadi sentra industri keripik tempe, para perajin mengeluhkan mahalnya harga kedelai sejak beberapa pekan terakhir. Selain kedelai, kenaikan harga bahan baku juga terjadi pada tepung terigu. Para perajin mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan kenaikan bahan baku ini.

Menaikkan harga jual keripik tempe menjadi pilihan terakhir bagi perajin keripik tempe di Kampung Tempe Sanan pini untuk menghindari kerugian. Perajin terpaksa menaikkan harga jual keripik tempe dari harga Rp 40 ribu menjadi Rp 45 ribu perkilogram.

"Semua naik, kedelai, tepung cuma minyak goreng yang tidak, sekarang keripiknya juga naik, biasanya Rp 40 ribu sekarang Rp 45 ribu perkilogram," Ucap Sugeng, salah satu perajin.

Hal senada juga diungkapkan oleh perajin lain, Laily. Meski saat ini Laily belum menaikkan harga jual keripiknya, namun melihat kondisi saat ini, dalam waktu dekat dirinya juga akan menaikkan harga jual keripik tempe produksinya.

"Belum naik, semua sudah naik, nanti kita juga naikkan harga." Terangnya.

Di Kampung Tempe Sanan ini, ada lebih dari 500 warga yang menggantungkan hidup dari berjualan tempe dan keripik tempe. Kenaikan harga kedelai dan bahan baku lain sangat memukul para perajin. Padahal para perajin baru saja bangkit setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

#imbaskedelaimahal #hargatempenaik



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/333683/imbas-harga-kedelai-mahal-perajin-keripik-tempe-naikkan-harga-jual