Pupuk Organik Dari Limbah Kasgot, Solusi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

2022-09-28 2

JEMBER, KOMPAS.TV - Kelompok tani di Kabupaten Jember Jawa Timur memproduksi pupuk organik dari limbah budidaya lalat hitam atau kasgot dan kotoran hewan ternak. Pupuk organik kasgot dapat membantu kesuburan tanah dan menjadi solusi di tengah kelangkaan dan mahalnya harga pupuk subsidi.

Adalah Kelompok Tani Tirto Bakti 2 yang berhasil memproduksi pupuk organik berbahan kasgot atau limbah lalat hitam dan kotoran hewan ternak. Kelompok tani itu berada di Desa Suka Makmur Kecamatan Ajung Kabupaten Jember.

Teknik pembuatannya sangat mudah, yakni campur kasgot atau limbah lalat hitam dengan kotoran hewan ternak, seperti sapi. Langkah pertama, pisahkan limbah lalat hitam dari berbagai kotoran lainnya. Lalu campur dengan kotoran hewan ternak. Tutup dengan plastik selama 14 hari agar mengering dan siap digunakan.

Baca Juga Anggota Kelompok Tani Selewengkan Pupuk Bersubsidi di https://www.kompas.tv/article/260852/anggota-kelompok-tani-selewengkan-pupuk-bersubsidi

Pupuk kasgot menyuburkan tanaman pangan, seperti padi dan jagung. Penggunaan pupuk kasgot lebih hemat dibanding pupuk kimia. 1 hektar tanaman hanya membutuhkan 6 karung pupuk organik kasgot. Sedangkan pupuk kimia bisa menghabiskan 12 karung.

Harga pupuk organik kasgot murah, yakni 8 ribu rupiah per 5 kilogram. Petani juga bisa membuatnya secara mandiri atau berkelompok.



#PupukOrganik #LimbahKasgot #KelompokTani

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/332751/pupuk-organik-dari-limbah-kasgot-solusi-kelangkaan-pupuk-bersubsidi